Home » » Sirih Merah Lumat Kanker Payudara

Sirih Merah Lumat Kanker Payudara

Written By Muhammad Yusuf on Thursday, June 23, 2011 | 5:09 PM


Asih tak percaya saat ia mengidap sakit kanker payudara. Baginya esok laksana hari terakhir. Untuk memusnahkan sel kanker dari tubuh, dokter manyarankan operasi pengangkatan organ payudara kiri. Namun ketakutannya pada ruang bedah makin membuatnya tak mengindahkan saran itu. Pelarian pada obat alternatif menjadi satu-satunya harapan kesembuhan. Berbagai klinik pengobatan tradisional pun ia sambangi.
Mukjizat bagai dikirim Tuhan ketika Asih mengantre untuk pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta. Itu hari di pertengahan 2004. Asih mendapat saran dari orang yang tak dikenal untuk menjajal pengobatan dengan sirih merah di Blunyahrejo, Yogyakarta. Tanpa meneruskan antrean, alumnus SMK Pembangunan, Yogyakarta, itu memburu alamat di secarik kertas yang disodorkan kepadanya. Sang herbalis memberikan 3 lembar daun sirih merah untuk langsung dikunyah.
Sepulangnya, ia dibekali pil yang diramu dari sirih merah. Ia diwajibkan rutin menelan 2 pil pada pagi dan sore hari. Selain itu, selama 3 hari Asih diharuskan menelan 3 lembar sirih merah demi kesembuhan. Terpaut sebulan, bercak merah di payudara kiri berangsur menghilang. Konsumsi daun anggota famili Piperaceae itu pun tetap ia teruskan. Bulan ketujuh benjolan di payudara kiri terasa kian mengecil. Demi memastikan kebenaran sembuhnya, ia memeriksakan diri ke Klinik Pramitha, Yogyakarta. Hasil USG menyatakan, tak ada benjolan di payudara kiri, yang tertinggal hanya lubang kecil yang bakal cepat pulih dalam beberapa hari.
Share this article :

Post a Comment