Home » » Budidaya Jati Bio Teak 1

Budidaya Jati Bio Teak 1

Written By Muhammad Yusuf on Sunday, June 19, 2011 | 11:54 PM


Tentang Bio Teak

Jati (tectona grandis) merupakan jenis tanaman kayu-kayuan yang banyak dibudidayakan orang sejak jaman dahulu kala, karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, yaitu harga jual yang tinggi. Nilai-nilai tersebut  disebabkan antara lain karena kayu jati mempunyai sifat-sifat yang baik yakni  mudah pengerjaannya, mempunyai kelas keawetan dan kelas kekuatan yang tinggi serta mempunyai nilai dekoratif.

Tanaman jati pada dasarnya cocok ditanam di daerah yang banyak mengadung kapur dan mempunyai perbedaan musim yang menyolok, karena dengan perbedaan musim akan menghasilkan kayu yang mempunyai motif yang indah (dekoratif). 
Jati (Tectona Grandis, L.f.) termasuk dalam famili Verbenaceae. Tanaman  ini memiliki daur yang panjang 60 sampai dengan 80 tahun, akan tetapi dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan berupa pengembangbiakan melalui tehnik kultur jaringan, daur tanaman jati ini bisa diperpendek menjadi 15 tahun.
Kultur Jaringan merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Kultur Jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. Prinsip utama dari teknik kultur jaringan adalah perbanyakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril.  Metode kultur jaringan dikembangkan untuk membantu memperbanyak tanaman, khususnya untuk tanaman yang sulit dikembangbiakkan secara generatif. Bibit yang dihasilkan dari kultur jaringan mempunyai beberapa keunggulan, antara lain: mempunyai sifat yang identik dengan induknya, dapat diperbanyak dalam jumlah yang besar sehingga  tidak terlalu membutuhkan tempat yang luas, mampu menghasilkan bibit dengan jumlah besar dalam waktu yang singkat, kesehatan dan mutu bibit lebih terjamin, kecepatan tumbuh bibit lebih cepat dibandingkan dengan perbanyakan konvensional.

Jati Bioteak yang dipelihara dengan baik akan tumbuh pesat. Pada umur 8 bulan ketinggian mencapai 4 s/d 6 meter dan umur 5 tahun diameter rata-rata mencapai 20 cm
Share this article :

Post a Comment