Home » , » Morfologi Jahe dan pengolahan

Morfologi Jahe dan pengolahan

Written By Muhammad Yusuf on Monday, July 25, 2011 | 2:55 AM


Jahe (Zingiber officinale), merupakan tanaman rimpang yang populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.
Batang jahe merupakan batang semu dengan tinggi 30 hingga 100 cm. Akarnya berbentuk rimpang dengan daging akar berwarna kuning hingga kemerahan dengan bau menyengat. Daun menyirip dengan panjang 15 hingga 23 mm dan panjang 8 hingga 15 mm. Tangkai daun berbulu halus. Bunga jahe tumbuh dari dalam tanah berbentuk bulat telur dengan panjang 3,5 hingga 5 cm dan lebar 1,5 hingga 1,75 cm. Gagang bunga bersisik sebanyak 5 hingga 7 buah. Bunga berwarna hijau kekuningan. Bibir bunga dan kepala putik ungu. Tangkai putik berjumlah dua.  Jahe tumbuh subur di ketinggian 0 hingga 1500 meter di atas permukaan laut, kecuali jenis jahe gajah di ketinggian 500 hingga 950 meter Untuk bisa berproduksi optimal, dibutuhkan curah hujan 2500 hingga 3000 mm per tahun, kelembapan 80% dan tanah lembab dengan PH 5,5 hingga 7,0 dan unsur hara tinggi. Tanah yang digunakan untuk penanaman jahe tidak boleh tergenang.
Ektrak jahe
Ektrak jahe
pengolahan Jahe:
umumnya jahe selalu di olah menjadi berbagai bentuk seperti bubuk jahe kering, Awetan jahe, Jahe bubuk, Minyak jahe, Oleoresin jahe dan dikonsumsi dalam bentuk kapsul (Perment Jahe). tetapi jika di lihat dari fungsi dan kegunaan jahe, jahe memiliki pengolahan menjadi obat nyamuk hasil ampas jahe, yang memiliki rasa pedas di mulut, bisa menjadi penyegar ruangan dan juga obat nyamuk itu pun di alami dari seseorang yang telah mencoba kreasi terhadap ampas jahe.
pengolahan menjadi obat nyamuk sangatlah mudah di buat dan di praktekan di rumah khususnya banyak nyamuk (serangga mirip Drakula yang suka hisap darah waktu instirahal). Ampas jahe di rendam dengan air hangat kuku biasa dan di tambahkan campuran kapur barus yang di haluskan, dan disiapkan kipas menghadap ke mulut air yang tercampur jahe kipas di hidupkan, dari tersebut hasil uap air campur jahe di hisap oleh kipas kecil dan di sebarkan di semua ruangan yang tertutup. Dari herbal ampas jahe mampu mengurangi kegunaan obat nyamuk bakar atau obat nyamuk kimia yang dapat menggangu aroma di saat istirahal, sebenarnya tidak hanya itu saja langsung air dari ektrak jahe juga bisa langsung di pakai.
Share this article :

Post a Comment